Sabtu, 08 Oktober 2011

"Karpet misterius" di danau Baikal terlihat di google earth

Ini pertanyaan lain mengenai citra aneh yang terlihat di google earth. Kali ini, citra tersebut berada di atas salah satu danau paling misterius di dunia, yaitu danau Baikal.


Di bawah ini email dari Bapak M.Arsyad Gafar, SH:

Mas Enigma, Saya mengharapkan penjelasan tentang "karpet misterius" yang saya temukan di Google Earth pada kordinat:

53°53'56.58"N 108°51'41.60"E


Karpet misterius tersebut cukup membuat saya penasaran. Benda apakah gerangan? Atas jawaban mas Enigma saya sampaikan banyak terimakasih.

Hormat saya,

M.ARSYAD GAFAR, SH


Ini screen shot lain dari karpet yang dimaksud bapak Arsyad. "Karpet" tersebut terlihat seperti sebuah garis yang ada di atas "Buryatia".


Kalian bisa melihat kalau "karpet" tersebut terbentang di atas sebuah danau. Namun, danau ini bukan danau sembarangan. Ini adalah danau Baikal, danau terdalam di dunia yang termasuk ke dalam salah satu danau paling misterius di dunia.

"Karpet" panjang itu terlihat membentang dengan satu ujung di darat dan ujung yang lain tenggelam ke dalam danau. Ini membuatnya semakin misterius. Seakan-akan "karpet" tersebut adalah sebuah jalan menuju dasar danau.


Karena lokasi "karpet" tersebut berada di sebuah lokasi yang terkenal secara internasional, maka saya yakin kalau ada orang lain yang juga melihat dan mempertanyakannya. Jadi saya mulai menjelajahi internet.

Ternyata, saya memang menemukan "karpet" itu dibahas di dua atau tiga website. Diantaranya adalah googleearthcoolplaces.com dan en.allexpert.com. Mereka menyebutnya pita, bukan karpet. Tapi tidak ada satu website pun yang bisa memberikan jawaban pasti. Mereka sama bingungnya dengan bapak Arsyad.

Namun, rata-rata menduga kalau pita itu adalah sebuah kerusakan gambar pada google earth, dan saya setuju dengan pendapat ini.

Sebelumnya, saya pernah menulis soal kerusakan gambar google earth di postingan sebelumnya mengenai dua objek putih di atas kota Klaten. Dan saya melihat kasus karpet Baikal sama dengan kasus tersebut.

Ada beberapa alasan yang mendasarinya:

Pertama, apabila menggunakan ukuran google earth, maka pita tersebut memiliki lebar 1,5 km dan panjang 120 km. Jika pita tersebut adalah sebuah bangunan yang benar-benar ada, maka bangunan apakah yang memiliki ukuran sebesar itu? Jalan raya? jelas tidak mungkin. Saya tidak pernah melihat ada jalan yang memiliki lebar hingga 1,5 km.

Kedua, jika pita tersebut adalah sebuah bangunan nyata atau jalan raya, maka proyek tersebut terlalu besar untuk disembunyikan. Namun, kita tidak pernah mendengar kalau ada proyek seperti itu dibuat di atas danau Baikal.

Ketiga, ada yang bertanya, bagaimana kalau bangunan itu adalah bagian dari proyek rahasia pemerintah? bukankah mereka akan merahasiakannya?

Jika ini adalah proyek rahasia pemerintah, maka sepertinya sangat tidak mungkin. Bagaimana cara mereka merahasiakan bangunan sebesar itu dari dunia? Dan jika itu adalah sebuah proyek rahasia, saya yakin mereka akan meminta google earth untuk menyensornya.

Keempat, pada citra satelit yang berasal dari NASA Landsat Data, pita tersebut tidak terlihat.


Jadi, saya menyimpulkan kalau pita raksasa tersebut adalah jenis kerusakan gambar yang memang biasa dialami google earth.

Tapi, sekali lagi, saya butuh konfirmasi final.

Pada postingan mengenai dua objek putih Klaten, saya mengirim email berisi pertanyaan mengenai objek itu kepada salah satu pengelola blog google earth bernama Mickey Mellen. Kali ini, saya mengirim email kepada rekannya sesama pengelola blog google earth. Namanya Frank Taylor (frank@gearthblog.com).

Ini foto Frank Taylor. Usianya lebih tua dari Mickey, jadi mungkin ia punya jawaban yang lebih pasti.


Dalam riwayat hidupnya yang tertulis di google earth blog, disebutkan kalau Mr.Taylor adalah seorang pengusaha, pelaut, pilot, pendaki gunung dan pecandu teknologi. Ia fasih dalam teknologi komputer grafis dan teknologi simulasi. Ia pernah bekerja di NASA mengurusi pesawat Antariksa dan simulator stasiun Antariksa. Ia juga memiliki gelar dalam bidang astronomi dan fisika dari universitas Arizona.

Dengan kapasitas yang demikian, saya rasa jawaban Mr.Taylor akan cukup memiliki otoritas.

Jadi, kemarin saya mengirim email kepadanya. Tidak seperti Mickey yang ragu-ragu (ketika menjawab pertanyaan saya soal dua objek putih di atas Klaten), Mr.Taylor sangat yakin dengan jawabannya. Ini dia isi email balasan dari Mr.Frank Taylor:

"Hi, That type of error is frequently seen in satellite imagery, and similar ones in aerial imagery as well. It is likely it has already been reported. You can check the Data Error Compendium for example:

http://www.gearthblog.com/blog/archives/2007/01/google_earth_data_er.html

Or you can report the error here:

http://www.google.com/support/forum/p/earth/label?lid=4a7a006bf753f7f8&hl=en

Captain Frank Taylor"


Tahukah kalian, dengan mencermati kata-kata yang digunakan oleh seseorang, kita bisa mendapatkan beberapa informasi tambahan. Dalam hal ini, mari kita cermati kata-kata Kapten Frank.

Dia menggunakan kata "That type of error is frequently seen in satellite imagery, and similar ones in aerial imagery as well"

"Jenis kesalahan seperti itu sering terlihat pada gambar satelit dan gambar aerial"

Ia menggunakan kata "That".

Ini menunjukkan kalau ia sudah mengetahui mengenai pita danau Baikal sebelum saya mengirim email kepadanya.

Ini dikonfirmasi oleh kalimat berikutnya:

"It is likely it has already been reported"

"Sepertinya kesalahan itu sudah dilaporkan"

Jadi, ini bukan sesuatu yang baru baginya. Karena itu kita bisa yakin kalau kapten Frank memberikan jawaban yang akurat.

Ia juga mengatakan kalau pita tersebut adalah kesalahan yang umum terjadi pada gambar satelit atau aerial. Seperti yang kita ketahui, foto-foto yang ada pada google earth dibuat dengan menggunakan foto satelit dan foto aerial (dari pesawat), dan kesalahan seperti ini biasa terjadi pada kedua jenis foto tersebut.

Dari link yang diberikan kapten Frank, Kesalahan-kesalahan citra pada google image bisa berupa: Kesalahan kamera, duplikasi gambar, kesalahan batas, gambar yang hilang, garis-garis aneh, refleksi, blur dan lain-lain.

Ini beberapa contohnya:

Di foto di bawah ini terlihat ada foto dengan garis hitam yang memiliki angka-angka misterius. Ada juga sebuah kota dengan angka-angka raksasa di atasnya.

Kesalahan-kesalahan ini sebenarnya berasal dari pengambilan foto oleh kamera sehingga menimbulkan gambar yang misleading. Kesalahan ini dikenal dengan sebutan camera artifact.


Lalu, ada lagi jenis kesalahan yang lain seperti di bawah ini. Bayangkan, ada tali raksasa tergeletak di sebuah padang rumput.


Jadi, dalam kasus "karpet" danau Baikal, saya rasa, saya cukup puas dengan jawaban kapten Frank dan menganggap itu sebagai jawaban terbaik.
 
tapi kenapa danau Baikal

Astronot mengidentifikasi lingkaran es misterius di danau Baikal

April 2009, para astronot yang sedang berada di stasiun antariksa internasional melihat adanya lingkaran es misterius di Danau Baikal, Rusia, yang juga dikenal sebagai danau terdalam didunia. Dan luar biasanya, bukan hanya satu lingkaran yang teridentifikasi, melainkan dua.

Walaupun lingkaran itu lebih mungkin disebabkan oleh sebab-sebab alami dibanding Ekstra terestrial, namun beberapa aspek dari munculnya lingkaran itu menjungkirbalikkan logika.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa dua lingkaran itu disebabkan oleh pecahnya es di danau dan menyebabkan arus hangat masuk ke dalam celah-celahnya yang biasa terjadi sekitar bulan Juni. Warna gelap pada lingkaran menandakan penipisan lapisan es.

Lingkaran-lingkaran seperti itu sebelumnya juga pernah terlihat pada tahun 1985 dan 1994 di danau itu, namun lokasi lingkaran yang berada di selatan danau dimana airnya relatif dalam dan dingin telah membuat para ilmuwan kebingungan. Beberapa Ufolog berspekulasi bahwa fenomena itu adalah "Crop Circle" yang dibuat didasar lautan oleh para ekstra terestrial.

Danau Baikal sendiri adalah sebuah danau yang penuh dengan keanehan. Danau itu adalah danau dengan volume air terbesar di dunia dan memiliki kedalaman 5370 kaki, yang menjadikannya danau terdalam di dunia. Diperkirakan usianya telah mencapai 25 juta tahun yang juga menjadikannya danau tertua di dunia.

Foto pertama diatas diambil oleh astronot dari stasiun antariksa internasional. Sedangkan foto kedua diambil oleh satelit MODIS milik NASA (lingkaran es itu adalah dua titik kecil di kiri bawah dan kanan atas foto).

UPDATE - 3 Juni 2009
Setelah pemberitaan mengenai penemuan lingkaran es misterius oleh astronot di danau Baikal pada April 2009, tanggal 1 Juni 2009, Pemerintah Rusia mengeluarkan sebuah press release yang menyatakan bahwa mereka memiliki penjelasan mengenai sebab terjadinya lingkaran itu, yaitu GAS METANA YANG NAIK DARI DASAR DANAU.

Emisi gas Metana dapat menciptakan kenaikan massa air hangat yang kemudian akan mulai membentuk lingkaran air karena sebuah gaya yang disebut Gaya Coriolos atau fenomena yang disebabkan oleh rotasi bumi yang juga menyebabkan angin siklon.


"Ketika massa air mencapai bagian bawah es di permukaan danau, air hangat akan mencairkan es dalam bentuk lingkaran," Kata Marianne Moore, seorang ahli ekologi kelautan di Wellesley College di Massachusetts yang menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari danau Baikal.

"Yang menarik adalah lingkaran ini menyebabkan terdapatnya emisi gas metana dalam jumlah yang tinggi dan akan muncul ke permukaan sekitar musim panas sehingga membawa risiko yang berbahaya bagi kapal" Kata Moore.

Fenomena ini bukan hal yang baru bagi pemerintah Rusia. Menurut mereka, fenomena ini sudah pernah terlihat sebelumnya pada tahun 1985 dan 1994 dan terdokumentasi dengan baik di kementerian Sumber Alam Rusia.


mungkin gas metana,mungkin kapal alien mendarat dan meninggalkan jejak lingkaran?

Bagaimana menurut anda blog saya

My PSN